dasfasfa

Selasa, 30 Juni 2015















Seperti jika kita melihat permainannya di Liga Champions 2014-15. Dalam turnamen bergengsi tersebut, Neymar membuktikan kelihaiannya mengolah kulit bundar dan disebut dalam lima pemain dengan dribble paling unggul dibawah Lionel Messi, Yacine Brahimi, Eden Hazard dan Isco.

Catatan yang menghebohkan tersebut tak lepas dari "Alat" pendukung yang mensempurnakan penampilannya yaitu Hypervenom. Sepatu keluaran Nike memang khusus dirancang untuk pemain-pemain lincah untuk mengecoh lawannya.

kalah kita perhatikan baik-baik, maka akan terlihat perbedaan mencolok antara Hypervenom II dengan yang sebelumnya. Untuk keluaran kali ini dilengkapi dengan teknologi Dynamic Fit Collar yang berbentuk menyerupai kaos kaki pendek yang menyatu dengan sepatu yang telah dipakai oleh beberapa pemain pendahulunya.

Bukan hanya itu, Hypervenom II juga merupakan produk pertama yang menggabungkan lidah Flyknit dengan jaring pada permukaan atas sepatu, lengkap dengan NikeSkin dan All Conditions Control (ACC). Fitur tersebut dirancang dengan berbagai masukan dari para pemain profesional di dunia.











Selian itu, ada juga hal menarik dari motif zig-zag yang terdapat di samping sepatu. Menurut sang desainer, Woodman, motif itu sengaja dibuat karena tidak lepas dari citra Hypervenom yang identik dengan pemain lincah seperti Neymar dan lainnya.

Woodman berharap dengan desain barunya ini, para pemain yang memakainya bisa memamfaatkan ruang sempit yang ada dan memamerkan gerakan zig-zag untuk menambah peforma bagi pemakainya dalam mengecoh lawan.

0 komentar :

Posting Komentar