Paul Pobga akhir-akhir ini menjadi incaran klub raksasa Eropa. Salah-satu klub yang menginginkannya adalah Barcelona. Namun, tawaran the Catalans untuk memboyong Pogba pernah ditolak oleh pihak Juventus.
Joan Laporta yang merupakan Presiden Barcelona pada tahun 2003 - 2010 mengatakan bahwa mantan klubnya itu melakukan strategi yang salah dalam memboyong pemain asal Perancis ini. Menurutnya, Barcelona tidak seharusnya bertemu langsung dengan direktur Juventus untuk mendapatkan Pogba.
Barca mengirimkan Direktur Olahraga, Ariedo Braida dan Albert Soler untuk bertemu dengan perwakilan dari Juventus, Bepe Marotta dan Fabio Paratici untuk membahas lebih jauh tentang transfer gelandang Juventus ini.
Di pertemuan tersebut, pihak Barca menawarkan penawaran 80 juta Euro atau sekitar Rp1,2 triliun ditambah bonus 10 juta Euro untuk mendapatkan Pogba. Namun pihak Juventus dengan tegas menolak tawaran tersebut.
Laporta pun memberikan saran kepada dua petinggi Barcelona ini. Jika ingin merekrut Pogba, mereka tidak seharusnya bertemu dengan Marotta dan Paratici, namun yang harus mereka lakukan ialah bertemu lansung dengan agennya, Mino Raiola.
Laporta merasa kecewa dengan tindakan yang dilakukan oleh Braida dan Soler. Dia mengatakan bahwa yang dilakukan kedua petinggi Barcelona ini merupakan suatu hal yang konyol. Menurutnya untuk mendapatkan Pogba, Barcelona harus melakukan cara yang berbeda.
09.46
Unknown

Posted in
0 komentar :
Posting Komentar