dasfasfa

Selasa, 11 Agustus 2015


Mario Balotelli
Sempat disebut sebagai pemain muda berbakat asal Italia, kini performa Mario Balotelli menurun drastis. Hal tersebut tentunya berdampak pada karirnya di dunia sepakbola. Sebelumnya sempat mencoba beberapa klub untuk meningkatkan performanya kembali, namun semua upaya tidak membuahkan hasil.

Balotelli mulai disebut sebagai pemain berbakat sejak berkarir di Inter Milan musim 2007/2008 yang lalu. Dia dipercaya sebagai bomber paling disegani di Italia jika tidak melakukan banyak masalah dan performanya tidak menurun.

Walaupun sempat di cap sebagai pemain terbaik saat bermain di Inter, Balotelli juga pernah bermasalah dengan Mourinho yang saat itu menjabat sebagai pelatih Inter mengenai masalah kedisiplinan.

Karir Balotelli berlanjut di Liga Primer Inggris, Manchester City menjadi tempat Balotelli berlabu selanjutnya. Saat di Manchester, banyak kontroversi yang dibuatnya dari membanting seragam tim hingga berkelahi dengan Roberto Mancini yang saat itu menangani Manchester City.

Pemain asal Italia ini juga sampai hampir membakar rumahnya sendiri saat dia bermain petasan di kamar mandi. Karena beberapa ulahnya itu, sedikit banyak karirnya mulai meredup. Performanya menurun ketika Balotelli dibeli oleh AC Milan.

Liverpool yang yakin bisa meningkatkan performanya dan mencoba berjudi dengan membelinya dari AC Milan. Memang Balotelli tidak melakukan banyak masalah di Anfield, namun dia dianggap masih belum mengubah sifatnya yang malas-malasan yang tidak mau berkorban untuk tim.

Kini karirnya juga hampir berakhir di Liverpool. Dikabarkan salah satu agen sbobet, Liverpool saat ini berusaha untuk menjualnya. Namun tidak ada klub yang berminat dengan pemain berusia 24 tahun ini. Selain karena performanya yang menurun, gajinya juga terbilang cukup besar yaitu 80 ribu euro per pekan.

Banyak pihak yang meragukan karir Balotelli akan kembali bersinar termasuk Paolo Di Canio yang merupakan mantan pemain Juventus. Di Canio ikut buka suara mengenai perkembangan karir Balotelli, Di Canio mengatakan bahwa Balotteli mempunyai potensi yang besar, namun dia menilai Bolotelli belum bisa berkorban untuk tim.

Karena semua ulah yang dilakukan Balotelli, bahkan pria berusia 47 ini menganggap Balotteli menggunakan sepakbola untuk menjadi selebriti bukan sebaliknya.

0 komentar :

Posting Komentar